Warga Khawatirkan Sumur Artesis
Cimanggung. Korsum
Puluhan warga Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung belum lama ini mendatangi kantor camat karena mengkhawatir jika diwilayahnya ada sumur Artesis sehingga pastikan terjadi kelangkaan air. Kekhawatiran itu beralasan, diwilayahnya ada pengeboran sumur yang dilakukan pengembangan PT. Alkan Putra Mahkota.
Kekhawatiran warga didampingi kades disampaikan dihapadan Muspika yang dihadiri pemilik pengembangan perumahan PT. Alkan Putra Mahkota. Namun tampaknya warga itu puas setelah pendapat keterangan Muspika hingga tak lama kemudian warga itu bubarkan diri.
Dedi Supriadi Karang Taruna Sindanggalih mengatakan, warga bukan protes soal pembangunan perumahan. Hanya saja ada pengeboran tanah untuk sumber air yang disangka untuk sumur Artesis. Sebab, soal pengeboran itu belum ada ijin warga sekitar.
“Akhirnya, warga memahami setelah peroleh kejelasan pihak kecamatan bahwa pengeboran itu bukan untuk sumur artesis, tapi hanya untuk sumur Pantek yang sudah diatur Perda bahwa sumur Pantek tidak perlu ada ijin warga karena sipatnya hanya manual, “ujar Dedi dikantor camat, Rabu (12/10).
Warga di Dusun Cicabe Rt 01 Rw 06 saat ini kekurangan air apalagi bila ada pengeboran sumur artesis. Namun kekhawatiran ini terjawab dengan adanya penerangan dari pihak kecamatan termasuk kejelasan pihak pengembang.
Kades Sindanggalih Somantri kepada koran ini membenarkan warganya khawatiran jika ada sumur Artesis karena warga saat ini kekurangan air. Namun sekarang sudah ada kesepakatan secara tertulis bahwa pihak perusahaan akan memberikan sumber air bila ada warga yang kekurangan air.
Ditandaskan Camat Cimanggung Bambang Rianto, pembuatan sumur itu bukan untuk sumur Artesis tapi sumur Pantek yang tidak perlu minta ijin warga, Terkecuali kata camat, pemboran untuk sumur Artesis, maka pihak perusahaan harus minta ijin kepada seluruh warga sekitar.
“JIka pengeboran sumur Artesis, maka perusahaan minta ijin warga sebagai persyaratan dikeluarkannya Sipa tingkat BPMT Jabar. Namun karena ini hanya untuk berwudhu para pekerja, maka dipersilahkan dengan catatan bahwa menggunakan air ini untuk pembangunan peruhaman contoh 2 dan untuk keperluan sholat, “tuturnya.
Menurut pemilik pengembang PT. Alkan Putra Mahkota Mulyani menegaskan, pihaknya ke depan tidak akan menggunakan sumur Artesis, tapi akan menggunakan sumber air yang lain maka tidak perlu dikhawatirkan. Di musim kemarau, warga diperbolehkan memanfaatkan air sumur Pantek.**[yf saefudin]

Post a Comment